-->

Tuesday, 1 October 2019

Disnaker Yakin Banyak Naker Tebo Terzholimi, Tapi tak Berani Buat Pengaduan

Disnaker Yakin Banyak Naker Tebo Terzholimi, Tapi tak Berani Buat Pengaduan

Ilustrasi.net

TEBO-Minimnya pengaduan yang masuk ke Disperindagnaker soal keluhan tenaga kerja di dalam perusahaan, membuat Disnaker Tebo tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya sejauh ini belum ada satupun laporan atau pengaduan yang masuk kepihak Perindagnaker. Hal ini disampaikan langsung, Kabid Naker melalui Kasie Naker Disperindagnaker Tulus kepada media ini.

Tulus menuturkan, persoalan keluhan tenaga kerja yang ia ketahui memang sangat minim. Pasalnya pihaknya tetap melakukan koordinasi atau melakukan pembinaan jika ada laporan yang ia terima. "Kita berharap ada laporan atau pengaduan, tapi selama ini belum ada yang melapor terkait keluhan pekerja di Tebo," ujarnya.

Selanjutnya kata dia, pihaknya terus turun ke lokasi untuk melakukan pembinaan dan sosialisasi. Sementara untuk pengawasan atau penindakan pihaknya menyerahkan kepada bidang pengawasan yang ada di Bungo atau Provinsi Jambi. "Silahkan kalau ada laporan tetap kita akomodir, selanjutnya bakal kita sampaikan ke bidang pengawasan," kata Tulus meyakini.

Kendati tidak ada laporan dari pekerja, saat ditanya apakah pihaknya mendengar keluhan terkait UMP atau pemecatan, diakui Tulus kalau informasi itu memang ada mendengar. Namun lagi-lagi kata dia pihaknya tidak bisa menindaklanjuti tanpa ada laporan atau pengaduan.

"Banyak kok keluhan yang kita dengar, tapi laporan itu tidak ada yang masuk ke kita. Tidak tahu kenapa, apakah mereka takut atau apalah," bebernya lagi.

Terakhir disampaikan Tulus sebanyak 15 ribu tenaga kerja yang ada di Tebo sebenarnya mempunyai beragam keluhan dan permasalahan. Namun apakah nantinya ada laporan atau pengaduan pihaknya siap memfasilitasi untuk dilakukan mediasi dengan pihak owner atau pemilik usaha. "Kita siap fasilitasi untuk mediasi," tuntasnya. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 Klik Tebo | All Right Reserved