-->

Monday, 23 September 2019

Parah Pemerintah tak Liburkan Sekolah, Padahal Banyak Siswa Batuk dan Pilek

Parah Pemerintah tak Liburkan Sekolah, Padahal Banyak Siswa Batuk dan Pilek

Asap menyelimutu kota Tebo

TEBO-Bencana asap di Tebo semakin menggila. Kepekatan asap sudah mencapai 80 persen. Dampaknya banyak anak anak mulai terserang batuk dan pilek. Tapi hingga kini pemerintah kabupaten Tebo belum mengeluarkan himbauan untuk meliburkan sekolah. Ini yang banyak disayangkan orang tua murid.

Selain dapat menganggu kesehatan, kebijakan tidak meliburkan anak sekolah juga menimbulkan kecemburuan para orang tua murid. Bagaimana tidak disaat sekolah lain libur dan menjaga kesehatan, sekolah Pemda tidak libur.

Rukmini, wali murid SD Negeri di Tebo menyayangkan kepada Pemkab Tebo yang tidak meliburkan sekolah. Pasalnya kondisi udara di Tebo sudah sangat berbahaya dan dapat menganggu kesehatan.

"Sekolah lain libur, kayak SDIT, MIN dan lainnya. Mereka dapat edaran dari Kemenag untuk meliburkan sekolah. Masak Pemda dak peka dengan kondisi ini," gerutunya.

Kegalauan IRT ini disampaikan mengingat ia sangat mengkuatirkan kondisi anaknya. Diakuinya sejak adanya asap di Tebo, ia membatasi kegiatan anaknya diluar rumah. Pasalnya seminggu terakhir anaknya mulai terserang batuk dan pilek.

Sementara Data yang dirilis Dinas Lingkungan Hidup Tebo mencatat angka ISPU pada Senin (23/9) mencapai 401. Angka tersebut masuk kedalam kategori udara yang kotor atau sangat berbahaya untuk kesehatan. 

Pantauan media ini terlihat kepekatan asap mencapai 80 persen. Jarang pandang sangat minim. Udara yang dirasa sangat bau dan terasa sesak. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 Klik Tebo | All Right Reserved