-->

Monday, 23 September 2019

Diduga Pekerjaan di SD 207 Sungai Alai tak Sesuai RAB

Diduga Pekerjaan di SD 207 Sungai Alai tak Sesuai RAB


TEBO-Pekerjaan jamban atau WC di SD 207 Desa Sungai Alai diduga tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB). Ini banyak mengundang berbagai sorotan dikalangan komite sekolah. Pasalnya pekerjaan Jamban atau WC dengan volume dua ruangan tersebut dikerjakan tidak sesuai dengan rencana kebutuhan bahan.

Ketua Komite SD 207 Sungai Alai Mansur, menuturkan jika pekerjaan jamban di sekolah tersebut diduga banyak yang menyimpang. Berdasarkan penulusuran dia selama proses pekerjaan berlangsung terdapat beberapa item pekerjaan yang tidak sesuai dengan RABnya. Diantaranya kata dia pondasi bangunan harusnya menggunakan batu gunung, ternyata dikerjakan mengunakan batu bata biasa. 

Tedmon air yang semula disiapkan dua buah, ternyata hanya satu. Dan masih banyak dugaan penyimpangan yang terjadi. Pasalnya lanjut Mansur dirinya heran dan sangat menyayangkan pihak sekolah yang tidak melibatkan komite sekolah.

"Kami komite sekolah tidak dilibatkan. Katanya swakelola tapi kenapa kita dak dilibatkan, apalah salahnya kita dilibatkan. Inikan untuk kebersaaman juga,' gerutu Mansur.


Menanggapi keluhan ketua komite tersebut, media ini mencoba mengklarifikasi persoalan pekerjaan jamban ke pihak sekolah. Kepala Sekolah SD 207 Sungai Alai, Iwan Spd, saat  disambangi media ini mengakui jika pekerjaan jamban sekolah ini memang swakelola. 

"Ya benar kita lagi mengerjakan jamban, memang pekerjaan ini kita swakelola," katanya.

Dia juga membenarkan bahwa bantuan anggaran untuk proyek jamban dengan nilai 95.370.000  tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2019.

Seperti diketahui pembangunan jamban atau WC SD 207 Sungai Alai dilaksanakan melalui swakelola atau panitian pembangunan di sekolah. Dengan volume kegiatan dua ruang, waktu pelaksanaan 267 hari kalender tanggal mulai pekerjaan 8 April 2019 dan rencana selesai 31 Desember 2019.

Pantauan media ini dilapangan tak terlihat satupun pekerja yang melakukan pekerjaan. Pekerjaan jamban dengan anggaran mencapai 95 juta lebih, kini memakan waktu 8 bulan lebih. Terlihat juga progresnya oembangunna baru mencapai 35 persen. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 Klik Tebo | All Right Reserved