-->

Tuesday, 20 August 2019

Terungkap Pangkal Masalah Tukang Ikan di Tebo Nekat Bunuh Diri

Terungkap Pangkal Masalah Tukang Ikan di Tebo Nekat Bunuh Diri

Kapolsek Tebo Tengah, Iptu Moch. Hasyim

TEBO-Motif aksi bunuh diri yang dilakukan oleh Sabki penjual ikan di Tebo warga Pancuran Gading kini telah terungkap pangkal masalahnya. Penyebab aksi bunuh diri yang bertepatan dengan perayaan HUT Ri ke 74 kemarin sebelumnya masih menjadi misteri. 

Berdasarkan keterangan beragam saksi dan alat bukti yang berhasil dikumpulkan penyidil Polsek Tebo Tengah, diketahui pangkal masalah pemuda yang biasanya menjual ikan di pasar Tebo adalah masalah percintaan dengan seorang wanita. Ini disampaikan secara langsung oleh Kapolsek Tebo Tengah, Iptu Moch Hasyim dihadapan wartawan, Selasa (20/8).

Hasyim secara gamblang dan detail menceritakan motif yang melatar belakangi Sabki nekat mengakhiri hidupnya dengan cara mengantungkan diri. Berdasarkan saksi dan alat bukti yang berhasil dikumpulkan, menyebutkan jika Sabki sakit hati dan kecewa dengan sang pacar. Ungkapan sakit hati dan kekecewaannya tersebut, langsung ia lampiaskan dengan maksud menakut-nakuti sang pacar dengan cara mengantungkan diri dengan seutas tali. Ini dikuatkan dengan adanya bukti percakapan melalui pesan Whatapp di ponsel Sabki dengan sang pacar.

"Dia (Sabki'red) bilang ke pacarnya bakal gantung diri. Hanya melalui pesan singkat itu saja yang kita terima. Tapi yang jelas korban Sabki murni bunuh diri. Hasil visum juga menyebutkan dia murni bunuh diri," terang Hasyim meyakini.

Beberapa saksi lainnya juga sudah ia mintai keterangan, baik dari keluarga korban maupun kerabatnya. Keterangan yang didapat menyebutkan jika selama ini korban Sabki sehari-harinya masih berlaku wajar tidak ada yang disembuyikan. 

Hingga berita ini diturunkan penyidik Polsek Tebo Tengah masih menggali dan melakukan Pulbuket untuk melengkapi berkas penyelidikan. 

Seperti diberitakan sebelumnya Sabki Warga Pancuran Gading yang sehari harinya berdagang ikan di pasar Tebo Pada Sabtu (17/8) pagi pukul 11.40 wib nekat mengakhiri hidupnya dengan cara mengantungkan diri. Sontak aksi nekat pemuda yang dikenal kalem dan bergaul tersebut sempat menghebohlan warga pancuran gading dan sekitarnya. 

Korban ialah Sabki (31) Warga RT 01 Pancuran Gading, Kelurahan Pasar Muaratebo, Kecamatan Tebo Tengah. Korban ditemukan pertama kali oleh kakak korban Alwi (42) saat datang kerumah sekitar pukul 11.45 Wib.

Korban tinggal serumah dengan kakak dan adiknya setelah berpisah dengan isterinya. belum diketahui apa penyabab sehingga ayah satu anak ini mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.

"saya tahu kejadiannyo dari kakak korban lari ke rumah sayo sambil nangis mengatakan bahwa adiknyo gantung diri di rumah, mendapat laporan itu, sayo dengan warga langsung kesano, dan memang benar korban sudah tergantung" ujar Ketua RT 01 Kelurahan Muaratebo, Kaharuddin.

Korban kata Kaharuddin seharian berjualan ikan di pasar muaratebo. bahkan pagi sebelum kejadian, korban juga sempat berjualan di pasar dan tiba-tiba langsung pulang. setelah itu korban ditemukan tewas gantung diri.

"korban julan di pasar, dadi keterngan beberapa warga, pagi tadi korban juga aempat jualan, taoi tibo-tibo siangnyo korban pulang. saat kejadian rumah sedang kosong" terang Kaharuddin.

Pihak kepolisian dari Polsek Tebo Tengah yang datang ke lokasi langsung melakukan okah TKP dan mengevakuasi jasad korban ke RSUD Tebo untuk dilakukan otopsi.(red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 Klik Tebo | All Right Reserved