-->

Friday, 14 June 2019

Lagi Penyidik Kejari Tebo Terima Pengemblian Uang Hasil Korupsi dari Kelompok SP PNPM Rimbo Bujang

Lagi Penyidik Kejari Tebo Terima Pengemblian Uang Hasil Korupsi dari Kelompok SP PNPM Rimbo Bujang

Penyidik Kejari Tebo usai menerima pengembalian uang hasil korupsi PNPM senilai Rp. 93.201.000

TEBO-Jumat (14/6) tim penyidik Kejaksaan Negeri Tebo kembali menerima pengembalian uang hasil korupsi dari kelompok Simpan Pinjam (SP) pada kasus korupsi PNPM Rimbo Bujang 2014 lalu.

Ini disampaikan langsung, Kasi Pidsus Kejari Tebo, Efan Apturedi, kepada media ini kemarin.

Efan menuturkan, hasil pengembalian uang korupsi dari kelompok simpan pinjam pada kasus tindak pidana korupsi PNPM Rimbo Bujang tersebut nilainya berjumlah Rp 93.201.000. "Tadi pagi sekitar pukul 09.30 wib penyidik Kejari Tebo telah menerima pengembalian uang hasil korupsi. Langsung kita terima disaksikan oleh jaksa penindakan pidana khusus," kata Efan meyakini.

Selanjutnya disebutkan Efan, uang hasil korupsi yang sudah diterima tersebut bakal disita dan dijadikan barang bukti pada persidangan nanti. Untuk itu dikatakan dia lagi, kendati sudah memiliki etikad baik untuk mengembalikan uang yang sudah merugikan negara senilai Rp 700 juta tersebut hal ini tidak bisa meloloskan tersangka dari jerat hukum. Pasalnya penyidik sudah mengetahui dari unsur perbuatannya.

"Tetap diproses sesuai hukum dan perbuatannya, soal ada unsur yang meringankan ya itu kita lihat pada fakta persidangan nanti," terangnya.

Untuk diketahui sebelumnya juga tim penyididk Kejari Tebo telah menerima pengembalian uang hasil korupsi pada tindak pidana korupsi PNPM Rimbo bujang pada Selasa (14/5) lalu. Pihak pengurus UPK Artha Makmur Rimbo Bujang beretikad mengembalikan uang diduga hasil korupsi. Nilai pengemalian barang bukti sekaligus merupakan  bagian dari kerugian negara senilai Rp 259.067.000 diterima langsung oleh tim penyidik Kejari Tebo.

Kasie Pidsus Kejari Tebo, Efan Apturedi saat dikonfirmasi media membenarkan adanya etikad baik dari pihak UPK Artha Makmur Rimbo Bujang mengembalikan uang senilai Rp 259.067.000. Uang tersebut kata Efan merupakan bagian dari kerugian negara senilia Rp 746.000.000.

"Barang bukti uang senilai Rp 259.067.000 sudah kita terima dari pihak UPK Artha Makmur Rimbo Bujang. Saat ini barang bukti ini kita titipkan sementara di bendahara Kejari Tebo," sebut Efan meyakini.

Efan melanjutkan jika uang diduga hasil korupsi dikembalikan tersebut merupakan bagian dari kerugian keuangan negara. Ini kata dia berdasarkan hasil audit BPKP perwakilan Jambi sebesar Rp. 746.000.000.

Selanjutnya tim penyidik melakukan penyitaan atas uang tersebut dan dijadikan barang bukti dalam tahap penuntutan. Sementara uang tersebut kata Efan dititipkan ke bendahara KEJARI TEBO. 

Sebelumnya penyidik Kejari Tebo telah melakukan pengeledahan aset kantor PNPM di Rimbo Bujang. Diketahui beberapa  dokumen dan barang bukti berupa uang dari hasil pengeledahan diamankan penyidik Kejari Tebo untuk dijadikan alat bukti tindak pidana korupsi PNPM sumpan pinjam Rimbo Bujang. Penyidik Kejari Tebo sampai saat ini sudah menetapkan tiga orang tersangka. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 Klik Tebo | All Right Reserved