-->

Thursday, 28 February 2019

Lucu! Caleg Demokrat Vs PDIP Cekcok, Kapolsek; Soal Sepele, Media Terlalu Berlebihan

Lucu! Caleg Demokrat Vs PDIP Cekcok, Kapolsek; Soal Sepele, Media Terlalu Berlebihan

Ilustrasi.net

TEBO-Bukan main sensitifitas tensi politik jelang pemilu saat saat ini. Seperti yang baru baru ini terjadi di Kecamatan Rimbo Ulu. Dua Caleg di Rimbo Ulu yakni Tarmizi dari Partai Demokrat dan Rusdi dari Partai PDI Perjuangan sama sama warga Desa Sungai Pandan Kec Rimbo Ulu ini terlibat cek cok hingga berujung pada pemukulan. 

Salah satu warga Rimbo Ulu yang enggan namanya ditulis mengakui adanya cek cok dua caleg tersebut. Dirinya membeberkan jika persoalan cek cok hingga berujung pada pemukulan berawal dari Tarmizi caleg Demokrat yang ingin meminta tanda tangan surat pengantar nikah untuk putrinya ke salah satu kades di desa Sungai Pandan tersebut. Entah dalam penyampaian Tarmizi terhadap Kades tadi yang kurang berkenan atau apalah, tiba-tiba munculah Rusdi anak kepala desa tersebut caleg dari PDI Perjuangan datang menghampiri Tarmizi sambil berkata, "kamu kalo datang kesini nih baek baeklah, dak ado malu nian lah " kata Rusdi sambil melayangkan pukulan ke wajah Tsrmizi.

Mendapat perlakuan yang tak mengenakan akhirnya Tarmizi langsung melaporkan kejadian tersebut kepemangku adat didesa tersebut. Hingga dihadapkan antara kades dengan Tsrmizi dimuka lembaga adat. Kepada pemuka adat tadi Kades orang tua Rusdi tadi menyampaikan ke pemuda adat jika Tarmizi lah yang melawan.

"Kades tu ngato ke pemuka adat kalo Tarmizi duluan yang melawan," sebut warga yang menirukan ucapan kades tadi.

Mendapat penyelesaian yang kurang memuaskan dari pemuka adat, akhirnya keesokan harinya Tarmizi melaporkan kejadian pada Senin (25/2) pukul 20.00 wib ke Polsek setempat.

Dan pada Selasa (26/2) Rusdi mendatangi Polsek memenuhi panggilan untuk dimintai keterangan beserta tiga orang saksi di TKP. "Besoknya Rusdi samo tigo saksi dipanggil polisi," kata warga meyakini.

Terpisah Kapolsek Rimbo Ulu, Iptu A.Heryana kepada wartawan terkait adanya laporan caleg yang cek cok hingga berujung pada pelaporan memang dibenarkannya. Kendati demikian persoalan tersebut sebenarnya hanya masalah sepele saja dan kini kasusnya sudah diserahkan ke pihak Polres Tebo untuk ditindak lanjuti. 

"Itu sebenarnya masalah kecil, media saja yang melebih lebihkan, saya tidak berani berstatement terlalu jauh. Takut melangkahi atasan," kata Kapolsek menjelaskan.

Sementara itu AKP Hendra Wijaya, Kasat Reskrim Polres Tebo mengaku belum menerima laporan adanya caleg yang adu jotos seperti yang diberitakan media lokal online di Tebo. " belum, saya.belum ada menerima laporan ada caleg yang cek cok sampe adu jotos," kata Hendra mengakhiri. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 Klik Tebo | All Right Reserved