-->

Tuesday, 22 January 2019

Tiga Warem Jalan 21 Tutup, Sisanya Pol PP Bakal Layangkan SP 1

Tiga Warem Jalan 21 Tutup, Sisanya Pol PP Bakal Layangkan SP 1

Kasat Pol PP Tebo, Taufik Khaldy

TEBO-Menindak lanjuti pengaduan masyarakat soal menjamurnya warung remang remang di jalan 21 Rimbo Bujang, Polisi Pamong Praja (PP) Tebo rutin melakukan teguran kepemilik usaha esek esek tersebut. Hasilnya dari tujuh warem yang beroperasi menjual jasa pemuas syahwat, tiga diketahui saat ini sudah dinyatakan tidak beroperasi lagi. Hal ini disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Tebo, Taufik Khaldy kepada Kliktebo.com ini saat disambangi diruangannya, Selasa (22/1).


Taufik mengatakan, pasca didemo oleh puluhan ibu ibu beberapa pekan lalu, pihaknya rutin menegur pemilik warung untuk segera menutup usahanya. Hasilnya lanjut Taufik sebanyak tiga warem saat ini sudah tidak beroperasi lagi. "Inisiatif mereka sendiri untuk tutup, memang sebelumnya sudah kita sampaikan untuk segera ditutup," kata Kasat meyakini.

Kasat juga bilang, tindakan ini ia lakukan berdasarkan protap untuk penegakan Peraturan Daerah (Perda). Tentu kata dia perlu dilakukan sesuai prosedur yang berlaku, mengingat proses penutupan warem tidak bisa dilakukan secara asal asalan. "Kita punya prosedurnya, ini rutin kita lakukan dengan memberi teguran hingga 3 kali," sebutnya.

Kendati demikian lanjut Kasat jika teguran lisan yang disampaikan tidak mendapat respon, barulah pihaknya bak melayangkan Surat Peringatan (SP) 1. SP 1 ini kata Taufik diberi waktu selama satu minggu untuk menjadi perhatian.

"Belum juga ditanggapi kita layangkan SP 2. Ini kita kasih waktu selama 3 hari," sebutnya lagi.

"Kalau SP 2 tidak juga mereka tutup terakhir kita kasih SP 1 dan waktunya cuma sehari. Setelah itu jika tidak dihiraukan juga baru kita lakukan penutupan paksa. Dan ini tidak kita bongkar tapi kita segel," timpal Kasat membeberkan.

Taufik berharap sebelum dilayangkannya SP 1, pihak pemilik warung agar berinisiatif untuk menutupnya. Sejauh ini berdasarkan laporan anggotanya yang rutin kelapangan, aktifitas sekitar warem di jalan 21 terus di pantau dan sudah berangsur sepi. Ini setelah pihak Pol PP dan warga terus mendesak pemilik warem untuk menutup usahanya. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 Klik Tebo | All Right Reserved