-->

Wednesday, 9 January 2019

Kabarnya Buswan Mantan Anggota DPRD Tebo Bakal Bebas

Kabarnya Buswan Mantan Anggota DPRD Tebo Bakal Bebas


Buswan (peci putih) saat digiring oleh tim Intel Kejati Jambi saat pernikahan putrinya

TEBO-Masih ingat Buswan mantan anggota DPRD Tebo periode 2000-2005 yang terjerat kasus uang rutin atau dana tambahan penghasilan tetap kabarnya bakal bebas. Buswan pada 2017 silam lalu saat digelandang tim intel Kejati Jambi pada pesta Pernikahan putrinya, tinggal menghitung hari lagi untuk menghirup udara bebas.

Saifudin, Kasi Binadik Lapas Kelas IIB Tebo kepada Kliktebo.com menuturkan penghuni warga binaan dari kasus korupsi saat ini jumlahnya tinggal dua orang. Napi tersebut kata dia adalah Buswan mantan anggota dewan Tebo dan Adi Syam mantan Pjs Kades Sungai Alai Tebo Tengah.

"Tinggal Buswan dan Adi Syam. Sebelumnya Atas nama Hasnadi (mantan Ka BPN'red) sudah lebih dulu bebas," kata Fudin bisa disapa.

Sebenarnya dalam waktu dekat juga lanjut Fudin satu Napi a/n Buswan dalam waktu dekat juga bakal bebas. Jika tidak ada halangan tanggal 25 Januari 2019 yang bersangkutan bebas.

"Buswan tanggal 25 besok bebas. Jadi tingal Adi Syam lagi," sebutnya.

Buswan yang tersandung kasus korupsi penghasilan tidak tetap yang merugikan negara sebesar Rp 4,3 miliar pada 2003 lalu oleh majelis hakim divonis hukuman 1,6 tahun dan subsider 6 bulan. Dan pada Maret 2018 lalu keluarga Buswan telah menyerahkan uang Rp 194 Juta lebih ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tebo.

"Kewajibannya sudah diselesaikan oleh pihak keluargannya. Tentu kita juga bakal memberikan hak bebas terhadap beliau," terang Fudin.

Mantan Pjs Kades Desa Sungai Alai Adi Syam Tebo Tengah

Sementara itu lanjut Fudin untuk kasus yang menjerat mantan Pjs Desa Sungai Alai Adi Syam korupsi dana TKD dengan kerugian negara mencapai Rp 115 juta oleh majelis hakim divonis 1 tahun 10 bulan dengan subsider selama dua bulan atau Rp 50 juta dan denda sebesar Rp 105 juta. "Kalau mau bebas tepat waktu harus selesaikan kewajibannya yakni denda dan bayar subsider," ujarnya.

Selanjutnya seperti yang pernah diberitakan untuk kasus Buswan pihak keluarga Buswa sudah menyerahkan uang Rp 194 juta ke pihak Kejaksaan Negeri Tebo pada Maret 2018 lalu. Uang tersebut diserahkan pihak keluarga Buswan sekitar pukul 10.13 dan diterima langsung oleh pihak Kejari diruang Pidsus Kejari Tebo. 

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tebo, Efan Apturedi membenarkan penyerahan uang dari keluarga Buswan.  Uang Rp 194 Juta itu untuk pembayaran pengganti dan denda pada kasus korupsi yang melilit Buswan yakni Rp 144 Juta lebih. Sebab uang itu pernah diterima dan dinikmati terdakwa. Sedangkan Rp 50 juta adalah denda subsidier. 

"Jadi total keseluruhan uang yang kita terima sebesar Rp 194 Juta lebih,“ ujar Efan. (red)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2019 Klik Tebo | All Right Reserved