News

Ads




Pemerintah

Hukrim

Politik

Video

Thursday, 2 July 2020

Bebas Covid19, Insyallah Tebo Bakal Normal Kembali

Perkembangan kondisi Covid-19 di Provinsi JAMBI

TEBO-Setelah menjalani berbagai fase, baik pengawasan maupun pemantauan kini Tebo bakal terbebas dari wabah Covid19. Pasalnya pasien dalam pengawasan dan pemantauan terhitung sudah melewati masa yang ditentukan. Ini yang perlu diberikan apresiasi yang tinggi buat seluruh tim gugus tugas Covid 19, baik Pemkab, TNI, Polri maupun lembaga lainnya yang sudah bahu membahu memutuskan mata rantai penyebaran Covid19 di Tebo.

Berikut perkembangan kondisi Covid-19 di Provinsi Jambi untuk angka positif 117 sedangkan sembuh 77 dan meninggal dunia 0, angka tersebut menunjukkan pandemic covid-19 Provinsi Jambi semakin menurun, salah satunya di Kabupaten Tebo, untuk Tebo kasus positif 0, sementara untuk ODP 179 telah melewati masa pemantauan, untuk PDP 3 orang juga sudah melewati masa pengawasan, hal ini disampaikan langsung oleh Himawan Jubir Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tebo.

"Untuk Kabupaten Tebo tidak ada penambahan kasus covid-19 baik ODP, PDP maupun Positif, perlahan mudah - mudahan kita menuju zona hijau, namun tetap mengedepankan protokol kesehatan, selalu menggunakan masker" sebut Himawan saat di konfirmasi.(red)

Monday, 29 June 2020

Terbaru, Kondisi Terkini Covid19 di Tebo

Ilustrasi.net

TEBO - Berdasarkan rilis dari Tim Gugus Tugas COVID- 19 Tebo per tanggal 29 Juni 2020, diketahui Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 179 Orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 3 Orang.

" Hari ini ODP 179 Orang, PDP 3 orang," ujar Jubir COVID- 19 Tebo, Himawan Susanto, Senin (29/6).

Kepada Kliktebo.com, Ia mengatakan bahwa per hari ini belum ada pasien positif yang meninggal dunia.

" Per hari ini Alhamdulillah belum ada pasien COVID- 19 yang meninggal dunia, sementara untuk pasien yang selesai pengawasan ada 3 orang dan masih dalam pemantauan 1 Orang," jelas Himawan.(red)

SMKN 5 Tebo Promosi Via Advertising dan Radio, Ketua PPDB; Biar Jumlah Siswa Banyak

Gencar, SMKN 5 Tebo Promosi Via Advertising dan Radio

TEBO - Ditengah Covid19 jelang pelaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tahun ajaran 2020-2021, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Tebo gencar melakukan promosi. Marwoto, Ketua Panitia PPDB SMKN 5 Tebo menyebutkan untuk tahun ajaran baru ini, pihaknya melakukan beberapa terobosan.

"Ditengah kondisi pendemi Covid-19 sekarang ini untuk promosi sekolah selain melakukan sosialisasi ke sekolah pendukung kita mengambil langkah terobosan lainnya, seperti menggandeng pihak advertising dan radio,"ujar Marwoto.

Dikatakannya untuk pihak advertising yang digandeng SMKN 5 Tebo adalah Jay Sablon, serta dua radio terbesar yang ada di Rimbo Bujang, Radio Top FM dan Idola FM serta pemerintah desa yang ada di kecamatan Rimbo Ilir.

"Sesuai instruksi ibu Kepala SMKN 5 Tebo, untuk tahun ajaran baru ini kita harus berupaya semaksimal mungkin terkait PPDB tahun ini, dan apa yang kita lakukan sekarang ini adalah wujud usaha ibu Kepala Sekolah dalam berjuang mempromosikan sekolah untuk menambah jumlah siswa, mengingat dikecamatan Rimbo Ilir ini untuk sekolah tingkat SLTA yang terlalu banyak dan minimnya sekolah pendukung,"lanjutnya lagi.

Kepala SMKN 5 Tebo, Ramayani, M.Pd ketika ditanyakan membenarkan pernyataan Ketua Panitia PPDB SMKN 5 Tebo tersebut. "Sebagai satu-satunya SMK Negeri di Kecamatan Rimbo Ilir, Memang kita berupaya semaksimal mungkin untuk mempromosikan sekolah sebagai bukti SMKN 5 Tebo siap memberikan pelayanan maksimal bagi peserta didiknya tanpa memberikan janji yang muluk-muluk, dan tidak memberatkan siswa jika bersekolah di SMKN 5 Tebo,"tutupnya.(red)

Friday, 26 June 2020

5 Kali Berturut-turut Pemkab Tebo Raih Predikat WTP

Bupati Tebo H.Sukandar dan Ketua DPRD Tebo Mazlan

TEBO-Pemerintah Daerah Kabupaten Tebo kembali meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tebo Tahun Anggaran 2019 setelah sebelumnya empat kali berturut turut mendapatkan predikat serupa dari BPK RI, Hari ini jum'at (Tgl 26/06/2020), 

Opini WTP tersebut diberikan saat penyerahan LHP atas LKPD Kabupaten Tebo T.A. 2019 yang diselenggarakan secara virtual di Ruang Anggrek Kantor Bupati Kabupaten Tebo.

LHP yang diserahkan terbagi dalam tiga buku. Pertama, LHP atas Laporan Keuangan. Kedua, LHP atas Sitem Pengendalian Intern dan terakhir LHP atas Kepatuhan Terhadap Ketentuan Peraturan Perundang-undangan.

Penyerahan WTP ini dihadiri Ketua DPRD, Mazlan, S. Kom., Kepala Bakeuda, Nazar Efendi, SE., M. Si., dan Inspektur, Drs. Hari Sugiarto.

Bupati Tebo, Dr. H. Sukandar, S. Kom., M. Si., mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendoakan sehingga Pemerintah Tebo kembali meraih Opini WTP tersebut.

"Alhamdulillah, Puji Sukur, Hari ini, Pemda Kabupaten Tebo kembali meraih predikat WTP dari BPK RI. Ini adalah prestasi kita semua baik itu pihak Eksekutif dan Legislatif serta OPD dan pihak lain yang berperan", ujar bupati.

Bupati Sukandar berharap kinerja serta sinergitas semua pihak dapat lebih baik lagi sehingga catatan dan kekurangan yang ditemukan dan hal lain yang harus diperbaiki dapat diselesaikan menuju Tebo Tuntas 2022.

"Beberapa temuan yang tadi disampaikan oleh Kepala BPK, dalam 60 hari kedepan akan kami rapatkan dan akan kami selesaikan supaya hasil temuan ini bisa ditindaklanjuti" jelasnya kepada wartawan.

Kesempatan yang sama, Kepala BPK RI Perwakilan Jambi, Yuan Chandra Djaisin mengucapkan selamat kepada Pemda Tebo dan Tanjabtim atas Opini WTP yang diraih. Dia juga mengucapkan terimakasih karena telah dibantu saat proses pemeriksaan.
" Ditengah pandemi ini memaksa BPK untuk menyesuaikan dengan kondisi, dari jadwal sampai mekanisme pemeriksaan. Namun dukungan dari Pemerintah Tebo dan Tanjabtim maka proses pemeriksaan dapat selesai." ujarnya.

Setidaknya ada empat indikator dalam penentuan Opini WTP, berdasarkan penjelasan Yuan Chandra. Pertama, penentuan opini WTP harus didasarkan pada kesesuain dengan indikator tersebut.

Kedua, pengungkapan informasi di laporan keuangan harus jelas dan detail. Ketiga, BPK akan melihat adanya sistem pengendalian internal dari instansi terkait. Terakhir, pelaksanaan anggaran harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan.(red)

Tuesday, 23 June 2020

Sambangi Kelompok SAD Kilis, Wakajati Jambi Salurkan Bansos dan Berikan Penkum

Wakajati Jambi, Bambang Hariyanto dan Bupati Tebo H.Sukandar

MUARATEBO-Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Jambi, Bambang Hariyanto bersama rombongan menyempatkan diri berkunjung ke pemukiman Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Muara Kilis guna menyalurkan bantuan sosial dan pemberian penyuluhan masalah hukum (Penkum). Didampingi Bupati Tebo, H.Sukandar, Wakil Bupati Tebo Syahlan Arpan, Pimpinan Forkopimda Tebo, serta kepala OPD lingkup Pemkab Tebo, Wakajati beserta rombongan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap Pemerintah Daerah Tebo, SAD dan Yayasan Orang Rimbo Kito (Orik).

"Terima kasih saya ucapan kepada Pemda Tebo beserta Pimpinan Forkopimda yang sudah menerima kedatangan kita di Tebo. Tak lupa juga saya sampaikan perhatian yang luar biasa kepada kami khususnya Warga SAD yang sudah menyambut kami dengan suka cita," ucap Wakajati ditengah kerumunan warga SAD, Selasa (20/6) di Desa Muara Kilis.

Kerjasama Yayasan Orik dan Kejaksaan

Disela pemberian bantuan berupa sembako, Wakajati juga berpesan kepada warga SAD kiranya menjaga terus keutuhan hutan yang ada di Tebo. "Saya titip kepada warga SAD untuk benar-benar menjaga hutan kita," pinta Wakajati.

Pasalnya lanjut Wakajati dengan adanya Program Jaksa masuk Rimba diharapkan nilai-nilai kearifan lokal terus terjaga. Dengan begitu hutan di Tebo akan tetap lestari. 
 
Terpisah Bupati Tebo H.Sukandar, menyampaikan ungkapan terima kasih kepada pihak Kejaksaan yang sudah terus memberikan perhatian terhadap masyarakat SAD yang ada di Tebo. Dirinya berharap dengan adanya program Jaksa Masuk Rimba yang bekerjasama dengan Yayasan Orik, senantiasa terus memberikan inovasi dan program-program terbaik.

"Tentunya ini menjadi harapan kita bersama agar hutan yang kita miliki tetap terjaga dengan baik," ungkapnya.

Setelah pemberian bantuan sosial yang diserahkan langsung oleh Wakajati Jambi, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon hutan dilingkungan pemukiman SAD. Selanjutnya didampingi Bupati Tebo dan rombongan, Wakajati juga berkesempatan menyambangi sekolah alam SAD dan Pusinfo (Pusat Informasi) masyarakat SAD.(red)

Wednesday, 17 June 2020

Nol PDP, Tebo Bakal Terapkan New Normal

Penyerahan pasien PDP Tebo yang sudah dinyatakan sembuh kepada pihak keluarga

TEBO-Sepertinya Kabupaten Tebo sudah saatnya menerapkan tatanan kenormalan baru (New Normal). Pasalnya pada Rabu (17/06) Rumah Sakit Umum Daerah Sulthan Thaha Syarifuddin (RSUD STS) kabupaten Tebo telah memulangkan dua orang pasien yang sebelumnya terkonfirmasi positif terjangkit virus Corona atau Covid-19. Dua pasien yang diketahui suami istri ini, dipulangkan karena hasil Swab dinyatakan telah negatif Covid-19 atau sembuh.

Dilansir dari Portaltebo.id jika dua pasien tersebut yakni pasien 41 dan pasien 47 asal Kecamatan Serai Serumpun kini sudah dinyatakan sembuh.
" Alhamdulillah, setelah dilakukan perawatan selama 51 hari, suami istri ini sembuh. Dan hari ini kita pulangkan ke rumahnya," kata Direktur RSUD Tebo, dr Oktavienni Sp.An.M.Keb saat melepaskan Kepulangan dua pasien tersebut di RSUD STS Tebo, Rabu (17/06).

Dijelaskan dia, pada Sabtu (18/06/2020) lalu, pihaknya melakukan uji rapid test terhadap dua orang (suami istri) dalam pemantauan (ODP). Pasalnya, sang suami memiliki riwayat perjalanan dari Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan," Hasil rapid test pertama, keduanya non reaktif," kata dia. 

Sepuluh hari kemudian kata dr Oktavienni, kembali dilakukan rapid test terhadap kedua ODP tersebut. Hasil rapid test, keduanya reaktif," Hari itu juga keduanya kita rawat di ruang isolasi Covid-19 RSUD Tebo," kata dia lagi. 

Selama perawatan kata dia, kedua pasien tersebut menjalani lima kali PCR Swab. Hasil Swab pertama, kedua dan ketiga adalah positif. Untuk hasil Swab terakhir yakni keempat dan kelima adalah negatif dan dinyatakan sembuh.

Selama perawatan kata dia,, pihaknya melakukan visite setiap hari. Juga melakukan komunikasi dengan kedua pasien melalui Handphone. Pasian juga dipantau melalui CCTV dan tetap menjalin komunikasi dengan keluarga pasien," Alhamdulillah keduanya sudah sembuh dan diperbolehkan pulang kerumahnya," ujar dia. 
Pemulangan pasien sembuh Covid-19 ini disaksikan dan dilepas langsung oleh Bupati Tebo, Sukandar. Menurut dia, dengan sembuhnya dua pasien tersebut, tidak ada lagi pasien positif Covid-19 di Kabupaten Tebo," Kita patut berbangga. Dengan sembuhnya dua pasien ini, artinya kita masuk kedalam zona hijau," kata Sukandar. 

Menurut Sukandar masuknya Kabupaten Tebo pada zona hijau artinya Kabupaten Tebo bisa menerapkan New Normal atau kenormalan baru. Pada zona ini, semua aktivitas akan berjalan seperti biasanya. Baik aktivitas pemerintah, sekolah dan sebagainya, akan berjalan seperti biasa. 

Persiapan apa yang telah dilakukan untuk penerapan kenormalan baru, Sukandar mengaku telah berkoordinasi dengan tim Covid-19," Yang jelas langkah-langkah apa yang harus kita lakukan telah kita persiapkan, dan akan segera kita laksanakan," katanya. 

Ditanya apakah Kabupaten Tebo telah menetapkan regulasi dan aturan dalam menghadapi kenormalan baru, Sukandar berkata, pihaknya akan mengikuti apa yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan provinsi, kabupaten tinggal mengikutinya saja. 

Namun kata dia, aturan tersebut tetap disesuaikan dengan kondisi Kabupaten Tebo," nanti apa yang dibutuhkan oleh tim Covid-19 akan segera kita rapatkan. Apa yang dibutuhkan akan kita siapkan melalui dana Covid-19," katanya.(red)

Friday, 5 June 2020

Innalilahi.. Imam Masjid Meninggal Saat Sujud Terakhir Sholat Jumat

Alm Ramli saat menuju di pemakaman terakhir

TEBO - Seorang pensiunan guru Sekolah Dasar (SD) 63 Pasir Mayang, Ramli meninggal dunia saat mengimami sholat Jumat di Mesjid AN Nur Dusun Tuo, Desa Balai Rajo  Kecamatan VII Koto Ilir, Jambi, Jumat (05/06). Beliau meninggal dunia meninggal dunia saat sujud terakhir.

"Innalillahi wa innailahi rojiun telah meninggal dunia, Pak Ramli bin Bakar pensiunan PNS SD 63 Pasir Mayang, beliau meninggal saat menjadi Imam Sholat Jumat  sujut terakhir,di Mesjid AN Nur Dusun Tuo Desa Balai Rajo Kecamatan VII Koto Ilir, Semoga beliau Husnul Khotimah,Aamiin," postingan warganet ke media sosial facebook dengan akun Adi Supriadi empat jam yang lalu. 

Postingan ini dikomentari lebih dari 100 orang warganet," Insyaallah Husnul khotimah," komentar salah seorang warganet dengan username Fadri. 

Salah seorang warga Dusun Tuo, Ansori membenarkan insiden tersebut," Iya, pak Ramli meninggal dunia saat menjadi imam sholat Jumat tadi siang. Meninggal dunia saat sujud terakhir," kata dia dikonfirmasi via telepon seluler. 

Ansori berkata, hari itu juga jasad dikebumikan di TPU Desa Balai Rajo," Semoga husnul khotimah," doanya. (red) 

Advertorial

Ekobis

Pemerintah

Hukrim

Edukasi

© Copyright 2019 Klik Tebo | All Right Reserved