-->

News

Ads

Pemerintah

Hukrim

Politik

Video

Tuesday, 11 August 2020

Kedapatan Simpan Sabu, Polisi Amankan Dua Warga Tebo Ulu Sedang Transaksi


TEBO-Satresnarkoba Polres Tebo  Senin, (10/8) pukul 17.00 wib, melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap 2 (dua) orang terduga pelaku tindak pidana narkotika jenis shabu dan barang bukti diduga narkotika jenis shabu.

Penangkapan ini berdasarkan laporan Polisi Nomor : RES TEBO/ Tanggal 10 Agustus 2020.Nomor: LP/A- 105 / VII / 2020/ JMB/
   RES TEBO /Tanggal 10 Agustus 2020.

" Benar pada Senin kemarin pukul 17.00 Wib dua warga Desa di Tebo Ulu kita kita amankan terdukq pelaku TP Narkotika berikut barang bukti," kata Kasat Narkoba , Polres Tebo, IPTU P.Sagala membenarkan.

Disampaikan Kasat, kedua pelaku yang diamankan yakni DOLAH Bin KASIM* ,Lk,44th,Islam,Tani,Rt. 01 Desa Medan Sri Rambahan Kec. Tebo Ulu Kab. Tebo dan . LP/A-105/VII/2020/JMB /RES TEBO.
- *ANGGARA Bin SUKANTO* ,Lk,20th,Islam,Pengangguran, Rt. 05 Rw. 02 Dusun Mandiangin Kel. Pulau Temiang Kec. Tebo Ulu Kab. Tebo.

Berdasarkan penyelidikan keduanya bakal dikenakan Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Adapun barang bukti yang diamnankan, 1. 1 (satu) paket diduga narkotika jenis shabu seberat bruto 0,77 gram
2. 8 (delapan) lembar plastik klip 
3. 1 (satu) unit Hp nerk Nokia 105 warna biru
4. 1 (satu) unit Hp merk Nokia 105 warna hitam
LP/A-105/VII/2020/JMB /RES TEBO*
1. 2 (dua) paket besar diduga narkotika jenis shabu seberat bruto 0,29 gram
2. 6 (enam) lembar plastik klip
3. 1 (satu) buah sendok pipet
4. 1 (satu) unit Hp samsung lipat
5. 1 (satu) buah kotak rokok sampoerna

Diceritakan Kasat adapun kronologis penangkapan yakni bermula pada hari 
Pada hari Senin tanggal 10 Agustus 2020 berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa di kontrakan terlapor an. BAI DOLAH Bin KASIM Desa Medan sri rambahan Kec. Tebo Ulu Kab. Tebo sering terjadi transaksi Narkoba jenis sabu-sabu. Selanjutnya tim Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan dan kemudian sekira jam 17.00 wib ditemukan terlapor an. BAI DOLAH Bin KASIM sedang berjalan keluar dari pinggir sungai batanghari berdasarkan informasi terlapor an. BAI DOLAH Bin KASIM baru saja menjual narkotika jenis sabu dan kemudian dilakukan penangkapan dan pengeledahan di saku celana terlapor an. BAI DOLAH Bin KASIM ditemukan 1 (satu) paket narkotika jenis sabu dan 8 (delapan) lembar plastik klip. Kemudian dilakukan penyelidikan pengembangan dari terlapor an. BAI DOLAH Bin KASIM bahwa narkotika jenis shabu tersebut sebagian dijual kepada terlapor an. ANGGA Bin SUKANTO lalu pada hari Senin tanggal 10 Agustus 2020 sekira pukul 19.00 wib ditemukan terlaporan. ANGGA Bin SUKANTO lalu dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap terlapor an. ANGGA Bin SUKANTO di Dusun Mandiangin Kel. Pulau Temiang Kec. Tebo Ulu Kab. Tebo dan ditemukan barang bukti berupa 2 (dua) paket narkotika jenis sabu dan 6 (enam) lembar plastik klip. Selanjutnya terlapor dan barang bukti diamankan ke Polres Tebo untuk diproses lebih lanjut

Setelah seusai melakukan Transaksi kemudian tim opsnal Satresnarkoba Polres Tebo melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti tersebut di atas paket narkotika jenis shabu kemudian terlapor mengakui kepemilikannya dan setelah di introgasi.

" terlapor mengakui bahwa barang bukti tersebut berasal dari seseorang. Identitas tersangka sudah kitaa kantongi," terang kasat.(lalu)


Thursday, 6 August 2020

Toko Alat Pancing dan Rumah di Simpang Limo Tebo Hangus Terbakar


TEBO - Toko alat pancing dan rumah pemiliknya di Simpang Limo Tebo habis dilalap api. Kebakaran hebat ini terjadi Rabu (5/8/2020) sekitar jam 22. 30 Wib. Sijago merah menghanguskan satu unit kios pupuk dan alat-alat pertanian milik M Imsal  (55), sekaligus kediamannya. Api baru dapat dipadamkan oleh pihak Damkar dan penyelamatan dibantu warga sekitar sekitar pukul 22.30 malam tadi.

Saat di komfirmasi lurah Pasar Tebo Mawardi menyatakan penyebab terjadinya kebakaran, sementara diduga akibat hubungan arus pendek listrik. Namun korban tidak ada sejauh ini belum dapat dimintai keterangan karena masih shock dengan kejadian tersebut.

”Kebakaran terjadi di kelurahan pasar Tebo penyebabnya untuk sementara dikarenakan arus pendek. Akibatnya  toko 1 dan rumah habis terbakar. Pada jam 22.30 Wib, tadi kondisi api sudah bisa dikendalikan, satu unit pemadam dibantu masyarakat berhasil memadamkan api,” kata Mawardi  (5/8/2020) malam.

Dikatakan Mawardi, sejauh ini belum bisa ditaksir jumlah kerugian yang dialami korban. Tetapi yang jelas informasi yang didapatkan toko pertanian dan pupuk  yang beserta isi dan rumahnya M imsal habis terbakar.

”Belum dapat ditaksir berapa kerugian yang dialami korban dalam musibah ini. belum bisa dimintai keterangan. Tapi satu rumah beserta isi toko dan rumahterbakar," pungkas Mawardi.(lalu)

Friday, 31 July 2020

Sholat Idul Adha, Bupati Tebo Serahkan Hewan Kurban

Bupati Tebo Dr H Sukandar serahkan hewan kurban

TEBO-Kabupaten Tebo sudah masuk Zona Hijau Covid-19, pelaksanaan sholat Ied Idul Adha Tahun 1441 H / 2020 M dengan protokol kesehatan diadakan di Mesjid Agung Al- Ittihad Muara Tebo, Jumat (34/7). Bertindak sebagai Imam Ust. Hilmun Jamil Alhafiz, MA dan Khatib Herman, S.Ag, MH Kemenag Kabupaten Tebo.

Pada acara sholat Ied tersebut tampak hadir Bupati Tebo Dr. H. Sukandar, S.Kom, M.Si, Wabup Syahlan, SH dan istri Yemi Suwarti, SE,MM, Unsur Forkompinda, Anggota DPR RI Dapil Jambi Hj. Saniatul Lativa, SE, MM, Sekda Drs. Teguh Arhadi, MM, para Kepala OPD dan masyarakat.

Mengawali sambutannya, Bupati H. Sukandar menyampaikan Selamat Idul Adha 1441 H / 2020 M mohon maaf lahir dan bathin. Kemudian disampaikannya bahwa pada Idul Adha Tahun ini kita di coba oleh Allah SWT dengam wabah Covid-19 sehingga berakibat silahturahmi kita hanya dengan visual, Haji tidak ada, ekonomi kita menurun, kegiatan kerja dan sekolah  di rumah, penerbangan tidak ada dan jalan darat kena PSBB serta pelaksanaan pembangunan di Tebo terkendala.

"bagi masyarakat yang bisa berkorban Tahun ini semoga Allah SWT memberikan kebaikan sebab pahala yang utama hari ini adalah mengalirkan darah kurban ", ungkap Sukandar.

Usai Sholat Ied, Bupati H. Sukandar didampingi istri Hj. Saniatul Lativa menyerahkan satu ekor Sapi korban keluarga  kepada panitia korban Mesjid Agung Al - Ittihad.(lalu)

Wednesday, 29 July 2020

Modus Seks Online, Dua Tersangka Pemerasan Diamankan Polisi

Barang bukti untuk melakukan aksi kejahatan

TEBO-Anggota Cyber Polda Metro Jaya dan Polres Tebo berhasil mengamankan YA (27) dan AZ (25), dua pelaku pemerasan seksual secara online atau sekstorsi dan pornografi online dengan cara penyediaan jasa layanan Video Call Sex (VCS) melalui media sosial.

Kasat Reskrim Polres Tebo, AKP Riedho mengatakan, kedua pemuda pelaku pemerasan diamankan pasca adanya laporan warga yang jadi korban kedua pelaku. Korban pemerasan sebelumnya mendapat ancaman bakal menyebarkan foto yang berbau pornografi ke media sosial jika tidak mengirimkan sejumlah uang ke pelaku.

Kasat menyebutkan, kedua tersangka yang statusnya sebagai pegawai PDAM Tebo ini berdasarkan laporan warga yang masuk yakni, laporan Polisi Nomor : LP/3637/VI/ YAN.2.5./2020 / SPKT PMJ,tgl 25 juni 2020

"Atas perbuatan keduanya bakal kita terapkan Pasal dalam UU yg diterapkan, pasal 7 (1) Huruf d,pasal 5 (1b),angka 1,pasal 11,pasal 16,pasal 17,pasal 18 dan pasal 19 KUHAP.

Para pelaku yang sudah masuk target polisi ini adalah Yayan adriansah (27) warga Desa tebing tinggi Kec.Tebo Tengah Kab.Tebo, dan  Zendi andika (25) 25 warga: Desa medan seri rambahan Kec.Tebo ulu Kab.Tebo.

"Barang bukti yang ikut diamankan yakni, 1 (Satu) Unit handpone merk vivo warna hitam, 1Unit handpone merk Advan warna putih, 1(satu) unit kartu atm BRI dan 2 (Dua) buah buku tabungan Bank BRI atas nama Vera juliana

Kasat membeberkan kronologis penangkapan berawal dari anggota Sat Reskrim Polres Tebo beserta anggota siber polda metro jaya Mendapatkan informasi bahwa keberadaan a.n Yayan adriansah Bin Purwanto sedang berada di tempat kerjanya di kantor PDAM Tebo kec.Tebo tengah Kab.Tebo.

Sat Reskrim Polres Tebo dan anggota siber polda metro jaya.pada tgl 28 Juli 2020 pukul 14.40 wib Tim Sultan Sat Reskrim Polres Tebo dan anggota siber polda metro jaya langsung menuju ke kantor tempat kerjanya Yayan adriansah di Kantor PDAM Tebo kec.Tebo Tengah Kab.Tebo. dan berhasil mengamankan diduga tersangka a.n yayan adriansah.

selanjutnya pada pukul 15.20 Wib Sat Reskrim Polres Tebo dan anggota Siber polda metro jaya melakukan pengembangan dan berhasil mengaman kan 1 (Satu) orang di duga tersangka a.n Zendi andika Bin zainal yang sedang mengendarai sepeda motor menuju pulang kerumahnya di desa medan seri rambahan Kec.Tebo ulu Kab.Tebo.

Selanjutnya Sat Reskrim Polres Tebo dan anggota siber polda metro jaya. langsung mengamankan 2 (Dua) orang di duga tersangka beserta barang bukti ke mako Polres Tebo  guna penyidikan lebih lanjut. 

Sementara itu berdasarkan keterangan para pelaku, saat menjalankan VCS, tersangka menampilkan video yang menampilkan adegan seksual atau ketelanjangan, bila korban teperdaya, tersangka merekam adegan tersebut.

“kita mengancam akan menyebarkan video jika korban tidak mengirimkan uang sesuai dengan permintaan," kata pelaku YA dihadapan penyidik.(lalu)


Monday, 27 July 2020

Breakingnews Pemilik Kabur, Lima Unit Pengangkut BBM Subsidi Diamankan

Satu unit kendaraan yang diamankan

TEBO-Tim Gabungan Polsek Tebo Tengah bersama Koramil Tebo Tengah Senin (27/7) mengamankan lima unit kendaraan pengankut BBM subsidi di SPBU Pal 2 Tebo. Pada razia yang sempat jadi perhatian warga, tim tidak berhasil mengamankan pelaku. Polsek Tebo Tengah dan Koramil Tebo langsung melakukan penertiban dengan sasaran para pelansir BBM subsidi ini.

"Benar ada lima unit yang kita amankan, pemiliknya pada kabur. Mereka belum sempat melakukan pengisian," Kata IPTU Hasyim Kapolsek Tebo Tengah kepada Kliktebo.Com.

Sementara itu lanjut Hasyim pihaknya bersama Koramil menggelar razia penertiban para pelansir ini berdasarkan laporan dari masyarakat. Kegiatan tersebut tentunya sangat menganggu dan meresahkan masyarakat. "Makanya kita lakukan penertiban, karena aktifitasnya sangat meresahkan. Kasian masyarakat mau isi BBM habis terus," ketus Hasyim.

Pihaknya bersama Koramil bakal komitmen terus dalam melakukan penertiban. Pasalnya jika ada kedapatan oknum nggota yang bermain pihaknya bakal menindak dan memproses sesuai hukum yang berlaku. 

Untuk para pelaku yang terbukti telah melakukan pelanggaran terkait pengangkutan BBM secara ilegal bakal dikenakan sanksi sesuai UU Minyak dan BBM. Sementara itu kelima unit kendaraan yang tangkinya sudah dimodifikasi sudah diamankan di Polsek Tebo Tengah untuk menyelidikkan lebih lanjut.(lalu)

Saturday, 25 July 2020

Gubernur; SK Kulin KK Akui Keberadaan Petani Hutan

Kelompok Tani Hutan (KTH) pasca menerima SK Kulin KK dari Kemntrian Kehutanan dan LH

TEBO- Para petani di wilayah kerja PT Lestari Asri Jaya dan PT Wanamukti Wisesa (keduanya anak usaha PT Royal Lestari Utama) kini bisa bekerja dengan tenang. Pasalnya, atas inisiasi kedua perusahaan HTI karet alam berkelanjutan tersebut, aktivitas pertanian yang mereka lakukan saat ini telah memiliki kekuatan hukum. Hal itu setelah Gubernur Jambi Fachrori Umar, menyerahkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup tentang Pengakuan dan  Perlindungan Kemitraan Kehutanan (SK Kulin KK) kepada dua Kelompok Tani Hutan (KTH), yakni: KTH Karang Jaya, yang berlokasi di areal PT Lestari Asri Jaya dan KTH Wana Mitra Lestari, berlokasi di wilayah PT Wanamukti Wisesa. 

Acara penyerahan SK Kulin KK yang pertama untuk petani di HTI Jambi, tersebut dilaksanakan di Desa Muara Sekalo, Kecamatan Sumay, Kabupaten Tebo, Jambi, Jumat (24/07/2020).

Hasmon Ovezar Ketua KTH Karang Jaya, merasa bersyukur dengan penyerahan SK ini. "Kami berterima kasih dan bersyukur atas penyerahan SK Kulin KK dari Bapak Gubernur ini. Dengan adanya SK ini membuat kami lebih tenang dalam memanfaatkan lahan dan melakukan kegiatan pertanian," katanya di depan Gubernur dan manajemen perusahaan.

Dia mengaku, para petani anggota KTH Karang Jaya sudah bermitra cukup lama dengan  PT LAJ dan PT WW. Melalui kemitraan tersebut, anggota kelompok taninya mendapatkan pelatihan budidaya tanaman pangan dan sayuran serta perikanan. 

"Tidak hanya pelatihan, kami juga mendapatkan bantuan benih dan hasil panen kami pun dibeli oleh perusahaan," katanya sumringah.

Hal serupa juga disampaikan Sugiyo, Ketua KTH Wana Mitra Lestari. Kelompok tani yang ia pimpin merupakan mitra PT Wanamukti Wisesa. Sugiyo mengaku dia dan anggota kelompok taninya dapat menghemat pengeluaran. Sebab untuk kebutuhan pokok sudah terpenuhi dari hasil panen tersebut. 

"Kemitraan dengan perusahaan ini sangat menguntungkan kami. Sebab ketika harga sawit jatuh, kami mendapat penghasilan tambahan dari tanaman pangan dan sayuran," paparnya.

Mereka berdua berharap program kemitraan tersebut dapat terus berjalan. Sebab sangat bermanfaat dan membantu petani yang berada di sekitar hutan.

Penyerahan SK Kulin KK oleh Gubernur Jambi kepada Kelompok Tani

Gubernur Jambi, Fachrori Umar memberi apresiasi tinggi pada program kemitraan petani dengan PT LAJ dan PT WW. Dia berharap, program yang dijalankan kedua perusahaan HTI karet tersebut,  bisa diadaptasi oleh perusahaan-perusahaan perkebunan lain di Jambi. 

"Saya berharap SK Kulin KK ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas perekonomian masyarakat sekitar perusahaan. Manfaatkanlah hasil alam ini untuk kepentingan yang positif. Ini adalah contoh nyata perusahaan perkebunan yang prorakyat. Tidak hanya mengolah hasil alam, tapi juga berkontribusi positif bagi warga sekitar perusahaan. Dengan begini sinergitas masyarakat sekitar dengan perusahaan bisa terus berjalan ideal," papar Gubernur saat memberikan sambutan. 

Menurut General Manager PT LAJ dan PT WW Widyarsono, kedua perusahaan HTI Karet alam berkelanjutan tersebut berkomitmen mendukung kegiatan Perhutanan Sosial yang merupakan program Pemerintah melalui skema kemitraan kehutanan.

"SK Kulin KK bagi KTH Karang Jaya dan KTH Wana Mitra Lestari merupakan yang pertama untuk area Hutan Tanaman Industri di Provinsi Jambi," tambahnya.

Selain bermitra dengan KTH Karang Jaya dan KTH Wanamitra Lestari, perusahaan juga membina 6 KTH lainnya. Dua Kelompok Wanita Tani, dan 1 Gabungan Kelompok Tani dengan total anggota 263 petani.

"Kami berkomitmen untuk melanjutkan  kemitraan ini secara berkelanjutan dan berkontribusi besar dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan," jelas Pak Widy, begitu ia akrab disapa.

Perlu diketahui, bahwa Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Pengakuan dan Perlindungan Kemitraan Kehutanan (SK Kulin KK) bagi Kelompok Tani Hutan (KTH) Karang Jaya dan KTH Wana Mitra Lestari merupakan yang pertama untuk area Hutan Tanaman Industri di Provinsi Jambi. Penerbitan SK Kulin KK ini diawali dengan proses dialog dan kesepahaman kolaborasi antara perusahaan dengan petani yang terlanjur menggarap lahan di kawasan hutan. 

Baru kemudian disusun Nota Kesepakatan Kerja (NKK) kedua belah pihak yang ditandatangani oleh PT LAJ dan KTH Karang Jaya pada 22 Juli 2019. Sementara kesepakatan KTH Wanamitra Lestari ditandatangani pada 3 Oktober 2019, disaksikan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Tebo serta Tim Resolusi Konflik PT LAJ & PT Wanamukti Wisesa yang merupakan tim kerja multipihak pemerintah, lembaga studi, LSM/NGO dan perwakilan masyarakat.

Widyarsono mengungkapkan bahwa NKK yang kemudian dituangkan ke dalam SK Kulin KK ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam pemberdayaan masyarakat dan dukungan perusahaan terhadap program nasional Perhutanan Sosial untuk kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan khususnya petani. Program ini juga diterapkan di pemukiman karyawan dan menjadi muatan lokal di sekolah sekitar area kerja PT LAJ dan PT Wanamukti. 

"Melalui program tersebut, perusahaan tidak hanya memberikan pelatihan dan pendampingan, tapi  juga memberikan benih tanaman, ikan dan sarana pertanian hingga membeli hasil panen petani,"tambahnya.

Realisasi dari seluruh program di atas, tak lepas dari peran Tim Resolusi Konflik (TRK) PT Lestari Asri Jaya dan PT Wanamukti Wisesa yg dibentuk sejak Agustus 2018. TRK merupakan tim independen multipihak terdiri dari pemerintah pusat, provinsi, pemerintah kabupaten, dan perwakilan masyarakat dan LSM yang bertujuan mencari solusi yang terbaik dari potensi konflik yang ada.

PT Lestari Asri Jaya (LAJ) dan PT Wanamukti Wisesa (WW) adalah perusahaan karet berkelanjutan yang memiliki izin pengelolaan kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) dengan total luas ±70.000 Ha di Kabupaten Tebo. Dalam menjalankan operasional pengembangan jangka panjang komoditas karet alam, perusahaan berkomitmen senantiasa menggandeng masyarakat dan mengedepankan aspek sosial dan lingkungan.

Saat ini perusahaan bekerjasama dan membina hubungan baik dengan dengan 18 desa dan 3 kelompok orang rimba di sekitar area perusahaan dan secara rutin berdialog dengan masyarakat melalui kegiatan Forum Komunikasi yang dihadiri perwakilan desa, dan pemerintah setempat.

Terkait aspek ekologi, sambung Widyarsono, perusahaan menyisihkan sekitar 25% dari area perusahaan sebagai kawasan yang dilindungi. Termasuk di dalamnya Wildlife Conservation Area atau Wilayah Cinta Alam (WCA). WCA ini yang menjadi penyangga hutan Taman Nasional Bukit Tiga Puluh yang terdiri dari area konservasi dan tanaman karet. 

Kawasan WCA ini sekaligus menjadi area jelajah bagi Gajah Sumatera yang dilindungi. RLU juga membentuk Tim Ranger, terdiri dari karyawan perusahaan yang tugas pokoknya adalah melakukan upaya konservasi kawasan yang dilindungi termasuk WCA.

 Beberapa pencapaian tim ini antara lain adalah pemetaan hutan, identifikasi flora dan fauna, penyelamatan spesies langka (meranti, dll). "Dan khususnya menjaga jalur perlintasan gajah,"tandasnya. (red)

Advertorial

Ekobis

Pemerintah

Hukrim

Edukasi

© Copyright 2019 Klik Tebo | All Right Reserved